“Sejarah dan Perkembangan Klasifikasi Secara Umum”
Oleh:
Ni Kadek Vionita Pertiwi
Abstract
Tujuan dari penulisan ini adalah mengetahui
pengertian dari klasifikasi menurut para ahli dan secara etimologi, serta
mengetahui macam-macam cara pengklasifikasian, tujuan dan manfaat dari
klasifikasi itu sendiri.
Makalah
ini sedikit menjelaskan tentang sejarah klasifikasi. Lalu sedikit menjelaskan
arti dari klasifikasi menurut para tokoh sejarah yang memaparkan pendapat
mereka dan sedikit memberikan contoh untuk perkembangan klasifikasi.
Latar
belakang
v
Pengertian Klasifikasi Perpustakaan
1.
Secara Etimologi
Klasifikasi berasal dari bahasa
inggris darikata “classification” dan kata ini berasal dari kata “to classy”
yang berarti menggolongkan dan menempatkan benda-benda di suatu tempat.
Klasifikasi adalah pengelompokkan
yang sistematis pada sejumlah objek,
gagasan, buku atau benda-benda lain ke dalam kelas atau golongan tertentu
berdasarkan ciri-ciri yang sama (Hamakonda dan Tairas, 1999: 1).
gagasan, buku atau benda-benda lain ke dalam kelas atau golongan tertentu
berdasarkan ciri-ciri yang sama (Hamakonda dan Tairas, 1999: 1).
2.
Menurut Para Ahli
·
Towa P. Hmakotrda dan J.N.B. Tairas
(1995): Mengatakan bahwa klasifikasi adalah pengelompokan yang sistematis
daripada sejumlah obyek, gagasan, buku atau benda-benda lain ke dalam kelas
atau golongan tertentu berdasarkan ciri-ciri yang sama.
·
Ernest Cushing Richardson: Klasifikasi
adalah kegiatan mengelompokkan dan menempatkan barang-barang.
·
Sulistyo Basuki (1991): Mengatakan
bahwa klasifikasi berasal dari kata Latin “classis”. Klasifikasi adalah proses pengelompokan,
artinya mengumpulkan benda/entitasyang sama serta memisahkan benda/entitas yang
tidak sama. Secara umum dapat dikatakanbahwa batasan klasifikasi adalah usaha
menata alam pengetahuan ke dalam tata urutan sistematis.
·
Hamakonda dan Tairas, 1999: 1:Klasifikasi
adalah pengelompokkan yang sistematis pada sejumlah objek, gagasan, buku atau
benda-benda lain ke dalam kelas atau golongan tertentu berdasarkan ciri-ciri
yang sama.
·
Ibrahim Bafadal 2009:51: Klasifikasi
adalah suatu proses memilih dan mengelompokkan buku-buku perpustakaan sekolah
atau bahan pustaka lainnya atas dasar tertentu serta diletakkannya secara
bersama-sama di suatu tempat.
·
Menurut Suwarno(2007: 66): Secara
umum klasifikasi terbagi dalam dua jenis, yaitu:
-
Klasifikasi artificial (artificial
classification), yaitu klasifikasi bahan pustaka
berdasarkan sifat-sifat yang secara kebetulan ada pada bahan pustaka
tersebut. Misalnya berdasarkan warna buku atau tinggi buku.
berdasarkan sifat-sifat yang secara kebetulan ada pada bahan pustaka
tersebut. Misalnya berdasarkan warna buku atau tinggi buku.
-
Klasifikasi fundamental (fundamental
classification), yaitu klasifikasi bahan
pustaka berdasarkan isi atau subjek buku, yaitu sifat yang tetap pada bahan
pustaka meskipun kulitnya berganti-ganti atau formatnya diubah.
Klasifikasi fundamental ini yang sering digunakan perpustakaan saat ini.
pustaka berdasarkan isi atau subjek buku, yaitu sifat yang tetap pada bahan
pustaka meskipun kulitnya berganti-ganti atau formatnya diubah.
Klasifikasi fundamental ini yang sering digunakan perpustakaan saat ini.
Macam-macam Cara Pengklasifikasian
1.
Universal
Decimal Classification (UDC)
Klasifikasi UDC (Universal Decimal Classification).
UDC sebenarnya
merupakan perluasan dari klasifikasi DDC. Pertama kali diterbitkan pada 1905
dengan nama Classification Decimal yang dikembangkan oleh FID (Federation
International Documentation). UDC pembentukan notasinya menggunakan satu angka
atau lebih. Klasifikasi ini mempunyai tabel tambahan yang berfungsi untuk
menyatakan adanya hubungan antar subyek satu dengan lainnya atau dengan
aspek-aspek tertentu yang ada dalam pokok persoalan.
Simbol
+ pada UDC berfungsi untuk menggabungkan dua subyek. Misal pertanian dan
ekonomi adalah 63 + 33. Simbol : (tanda titik dua) menunjukan aspek dari subyek
tersebut.
Misal politik ekonomi adalah 32 : 33
Misal politik ekonomi adalah 32 : 33
2.
Library
of Congress Classification (LCC)
Klasifikasi
ini mulai dikembangkan pada 1899 dan diterbitkan pertama kali pada 1901.
Klasifikasi ini disusun dengan menggunakan huruf dan angka sebagai simbol atas
dasar urutan abjad.
3.
Dewey
Decimal Classification (DDC)
Salah
satu sistem klasifikasi yang berdasarkan subjeknya, yang banyak digunakan di
perpustakaan sekolah di seluruh dunia adalah sistem klasifikasi persepuluhan
yang disusun oleh Marvil Dewey. Sistem ini dikenal dengan nama “Dewey Decimal
Classification” yang biasa disingkat DDC.
Klasifikasi
Dewey muncul pada sisi buku-buku koleksi perpustakaan. Klasifikasi dilakukan
berdasarkan subjek, kecuali untuk karya umum dan fiksi. Kodenya
ditulis atau dicetakkan ke sebuah stiker yang dilekatkan ke sisi buku atau
koleksi perpustakaan tersebut. Bentuk kodenya harus lebih dari tiga digit;
setelah digit ketiga akan ada sebuah tanda titik sebelum diteruskan angka
berikutnya.
Tujuan
:
Dalam sistem
pengaturan bahan pustaka pada rak, klasifikasi
perpustakaan bertujuan :
perpustakaan bertujuan :
1.
Dapat
menentukan lokasi bahan pustaka didalam jajaran koleksi perpustakaan sehingga
memudahkan temu kembali informasi.
2.
Mengumpulkan
semua bahan pustaka yang memiliki subyek yang sama dalam satu jajaran koleksi.
3.
Memudahkan
dalam penempatan buku baru serta untuk kepentingan penyiangan .
Manfaat
Klasifikasi:
1.
Untuk
mengetahui bahan pustaka yang dimiliki Perpustakaan;
2.
Untuk
mengetahui keseimbangan koleksi;
3.
Untuk
mengetahui cakupan ilmu pengetahuan;
4.
Penuntun
berfikir sistematis
5.
Membantu
dalam menyusun bibliografi
v Sejarah
Klasifikasi
Aristoteles (384 –
322 SM), mengelompokkan makhluk hidup menjadi dua kelompok, yaitu tumbuhan dan
hewan. Tumbuhan dikelompokkan menjadi herba, semak dan pohon. Sedangkan hewan
digolongkan menjadi vertebrata dan avertebrata.
John Ray (1627 –
1708), merintis pengelompokkan makhluk hidup kearah grup-grup kecil. Ia telah
melahirkan konsep tentang jenis dan spesies.
Carolus Linnaeus
(1707 – 1778), mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan pada kesamaan struktur.
Ia juga mengenalkan pada system tata nama makhluk hidup yang dikenal dengan
binomial nomenklatur.
Pada tahun 1969 R.H
Whittaker mengelompokkan makhluk hidup menjadi 5 (lima) kingdom/kerajaan, yaitu
:sss
1.
Monera
(bakteri dan ganggang biru). Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan.
Monera memiliki sel prokariotik. Kelompok ini terdiri dari bakteri dan ganggang
hijau biru (Cyanobacteria)
2.
Protista (ganggang dan protozoa). Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan.
Protista rnemiliki sel eukariotik. Protista memiliki tubuh yang tersusun atas
satu sel atau banyak sel tetapi tidak berdiferensiasi. Protista umumnya
memiliki sifat antara hewan dan tumbuhan. Kelompok ini terdiri dari Protista
menyerupai hewan (Protozoa) dan Protista menyerupai tumbuhan (ganggang), dan
Protista menyerupai jamur.
3.
Fungi (jamur). Fungi memiliki sel eukariotik. Fungi tak dapat membuat
makanannya sendiri. Cara makannya bersifat heterotrof, yaitu menyerap zat
organik dari lingkungannya sehingga hidupnya bersifat parasit dan saprofit.
Kelompok ini terdiri dari semua jamur, kecuali jamur lendir (Myxomycota) dan
jamur air (Oomycpta).
4.
Plantae (tumbuhan). Tumbuhan memiliki sel eukariotik. Tubuhnya terdiri dari
banyak sel yang telah berdiferensiasi membentuk jaringan. Tumbuhan memiliki
kloroplas sehingga dapat membuat makanannya sendiri (bersifat autotrof).
Kelompok ini terdiri dari tumbuhan lumut, tumbuhan paku, tumbuhan berbiji
terbuka, dan tumbuhan berbiji tertutup.
5.
Animalia (hewan). Hewan memiliki sel eukariotik. Tubuhnya tersusun atas banyak
sel .yang telah berdiferensiasi membentuk jaringan. Hewan tidak dapat membuat
makanannya sendiri sehingga bersifat heterotrof. Kelompok ini terdiri dari
semua hewan, yaitu hewan tidak bertulang belakang (invertebrata) dan hewan
bertulang belakang (vertebrata).
v Perkembangan
Klasifikasi
Perkembangan
klasifikasi sekarang semakin maju dan mempermudah pekerjaan seseorang seperti
contohnya pada pengelompokan suatu organisasi yang berdasarkan tujuannya dan
pengelompokan jaringan berdasarkan skalanya seperti :
a.
Organisasi Sosial
Organisasi
Niaga Adalah suatu organisasi yang sifatnya untuk mencapai suatu keuntungan.
organisasi ini sering kita temui dalam kehidupan yang berbasis globalisasi saat
ini, dengan faktor ekonomi yang berkembang menjadikan Organisasi Niaga semakin
pesat pula.
Macam-macam organisasi niaga:
-
Perseroan Terbatas (PT)
-
Persekutuan Komanditer (CV)
-
Joint Ventura (Perusahaan Patungan)
-
Koperasi
- Kartel
b.
Organisasi
Sosial
Organisasi
sosial adalah
perkumpulan sosial yang
dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak
berbadan hukum,
yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa
dan negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk
organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka
capai sendiri.
c.
Organisasi
Regional dan Internasional
Organisasi
Regional.
Organisasi
regional mempunyai wilayah kegiatannya bersifat regional, dan keanggotaan hanya
diberikan bagi negara-negara pada kawasan tertentu saja. Peran yang dimainkan
oleh organisasi-organisasi regional sangat berbeda bergantung pada
karakteristik organisasi tersebut. Karakteristik ini dipengaruhi oleh faktor
geografis, ketersediaan sumber-sumber dan struktur organisasi.
Organisasi
internasional.
Organisasi
internasional adalah suatu bentuk organisasi dari gabungan beberapa negara atau
bentuk unit fungsi yang memiliki tujuan bersama mencapai persetujuan yg juga
merupakan isi dari perjanjian atau charter.
Sedangkan
pada pengelompokan jaringan berdasarkan skala dapat dibagi menjadi tiga bagian
golongan, yaitu: Local Area Network (LAN),
Metropolitan Area Network (MAN) dan Wide Area Network (WAN).
-
Local Area Network (LAN).
Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan
komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan
komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil.
Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet
menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100,
atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau
biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang
menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.
-
Metropolitant Area Network (MAN).
Metropolitan Area Network
(MAN) pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya
memakai teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor
perusahaan yang berdekatan dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi
(swasta) atau umum. MAN biasanya mamapu menunjang data dan suara, dan bahkan
dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.
-
Wide Area Network (WAN).
WAN adalah singkatan dari
istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan
jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan
komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga
sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.
WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.
WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.
Kesimpulan
Seiring perkembangan
ilmu pengetahuan, tanpa disadari individu atau kelompok menggunakan klasifikasi
pada kehidupan sehari-hari mereka contohnya mengelompokkan baju-baju yang ada
di lemari menjadi beberapa bagian, memisahkan sandal dan sepatu untuk mempermudah
pencarian saat bepergian dan mengelompokkan hal-hal yang lainnya untuk
mempermudah kegiatan individu atau kelompok tersebut. Sehingga klasifikasi
sangat penting untuk diterapkan pada diri sendiri. klasifikasi juga mempermudah
pekerjaan kita di kantor atau dimanapun itu dengan menggunakan jaringan, yaitu:
: Local Area Network (LAN), Metropolitan Area
Network (MAN) dan Wide Area Network (WAN).
Daftar Pustaka
Ahmad
Agus Kurniawan,2013. Pengertian Tujuan dan Manfaat Klasifikasi, http://ahmadaguskurniawan.blogspot.co.id/2012/12/pengertian-tujuan-dan-manfaat.html
Blogspot,2008.
Klasifikasi Jaringan Berdasarkan Skala, https://kelompoksembilan.blogspot.co.id/2008/05/klasifikasi-jaringan-berdasarkan-skala.html?m=1
Michael Darmawan,2012. Klasifikasi
Organisasi, https://michaelsitomp.blogspot.co.id/?m=1
Pengelolaan
Perpustakaan,2014. Klasifikasi, http://pp.ktp.fip.unp.ac.id/?p=34
Dedi Sepriyadi,2010.
Sejarah Klasifikasi, http://dedispd.blogspot.co.id/2010/06/sejarah-klasifikasi.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar